Inilah Pola Makan Yang Menyebabkan Susah Turunkan Berat Badan dan Diet yang Disarankan


Loading...
Inilah Pola Makan Yang Menyebabkan Susah Turunkan Berat Badan - Berbagai cara telah dilakukan, namun berat badan tidak juga turun. Mungkin ada yang salah dari pemilihan metode diet. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang psikolog klinis bernama Tanya Byron dari Cambridge University menemukan jika dari 75 responden dengan berat badan berlebih yang menjadi objek penelitian ditemukan bahwa satu pola diet belum tentu cocok diterapkan oleh semua kondisi tubuh yang dalam artian pola diet orang yang satu belum tentu cocok dilakukan bagi orang lainnya. Laman Daily Mail menyebutkan bahwa tim peneliti tersebut menjelaskan jika berhasil menurunkan berat badan terletak pada pemahaman akan kondisi biologis dan kebutuhan tubuh masing-masing individu. Dari level genetik, kepribadian serta faktor hormon pengatur nafsu makan dalam tubuh. 

Baca juga : Penyebab Lingkar Pinggang Makin Melebar


Tahukan Anda tentang alasan susah menurunkan berat badan ?

Penyebab kegemukan banyak disebabkan oleh faktor gaya hidup yang kurang sehat,konsumsi makanan yang banyak mengandung zat yang mengganggu metabolisme tubuh. Metabolisme tubuh yang terganggu disebabkan oleh menumpuknya toksin atau racun dalam usus. Toksin dan racun ini bisa saja berasal dari radikal bebas atau makanan yang sering kita konsumsi sehari-hari. Toksin atau racun ini kemudian menumpuk dalam usus sehingga proses metabolisme tubuh menjadi tidak maksimal, hal ini akan berdampak pada proses pembakaran lemak menjadi energy akan terganggu. Bahkan apapun yang kita konsumsi jika proses metabolisme tubuh kurang baik maka semuanya akan menjadi lemak dan menumpuk dalam usus
Lalu apa yang harus dilakukan ? 

Langkah Cerdas dan paling aman untuk mengatasinya adalah dengan detoksifkasi tubuh. Dengan Detoksifikasi maka organ-organ tubuh akan dibersihkan diperbaiki. Langkah awalnya dimulai dari usus. Ketika usus sudah dibersihkan makan organ-organ penting lainnya juga akan kut diperbaiki. Ketika proses detoksifkkasi tubuh berjalan dengan baik maka bisa anda imbangin dengan olahraga.Padukan pula dengan mengkonsumsi makanan-makanan organik yang penting untuk tubuh kita. Untuk lebih jelasnya silahkan anda kunjungi Cara Langsing Alami Dalam 20 Hari.

Pola Makan Yang Menyebabkan Susah Turunkan Berat Badan

Lebih lanjut mengenai hasil dari penelitian tersebut, ada 3 pola makan yang paling umum yang terungkap setelah para responden tersebut dibagi menjadi tiga kelompok dan diharuskan menjalani tiga pola diet. Ketiga pola itu dikelompokkan atas emotional eaters,fasters, dan constan carvers. berikut ulasannya untuk anda.

1. Emotional Eaters
Mereka yang masuk dalam kelompok ini, makan karena alasan psikologis dan memilih makan junk food saat merasa gelisah, sedih, stres atau depresi. Tipe ini umumnya tidak terlalu memedulikan seberapa banyak makanan yang masuk ke dalam mulut mereka selama ini bisa mengalihkan fokusnya dari emosi negatif. Para emotional eaters sangat berpotensi mengalami kegemukan atau obesitas karena minimnya kontrol terhadap nafsu makan
Tanya bersama dengan tim peneliti lainnya menemukan jika cara paling efektif untuk menurunkan berat badan adalah dengan bergabung dalam grup yang beranggotakan orang-orang yang memiliki tujuan yang sama : bebas dari emotional eating dan berhasrat memiliki tubuh yang ideal. Bersama-sama pola diet akan diatur , kalori di kontrol dan di buatkan latihan yang efektif agar berat badan cepat turun. Para Emotioan eaters ini membtuhkan motivas dan dorongan yang kuat dari orang-orang disekitarnya agar terus terpacu menjalankan pola makan yang sehat. Dukungan dari keluarga serta orang terkasih akan mengingatkan meraka kala makan berlebihan karena stress.

2. Fasters
Berasal dari kata 'feast' yang berarti pesta, 'feaster' diibaratkan sebagai orang yang suka datang ke pesta. Apa hubungannya dengan kebiasaan makan dan pola diet? Ketika makan, suatu hormon di dalam perut biasanya akan mengirimkan sinyal kuat ke otak untuk memberitahu kapan perut sudah kenyang. Tapi pada orang yang masuk dalam golongan feaster, jumlah kadar hormon yang dinamakan GLP-1 ini lebih sedikit diproduksi tubuh. Artinya, sinyal kenyang ke otak lebih lemah ketimbang orang dengan kadar GLP-1 normal. Akibatnya mereka akan terus makan tanpa sadar kalau makanan yang disantapnya sudah berlebihan.
Orang yang dikelompokkan dalam kategori fasters memerlukan diet yang terdapat makanan yang bisa meningkatkan produksi GLP-1. Disarankan untuk memperbanyak asupan protein dan kadar glikemik yang rendah ( tidak menyebabkan lonjakan dan penurunan terhadap glukosa secara drastis). Karena telah terbukti secara ilmiah meningkatan produksi hormon-hormon vital tubuh. Jenis makanan ini membuat perut  lebih cepat kenyang dan terasa penuh sehingga nafsu makan bisa terkontrol.

3. Constan Craver
Tipe ini tidak pernah kenyang, ia merasa kelaparan setiap waktu. Para ilmuwan meyakini hal ini disebabkan karena faktor genetik yang membuat seseorang selalu lapar.
Pola diet yang dilakukan secara konstan setiap hari kurang tepat diterapkan bagi mereka yang tergolong ke dalam kelompok constan craver ini, karena rsa laparnya yang juga dialami setiap hari. Tanya menyarankan agar melakukan diet dengan perbandingan 5:2 atau buat kita di Indonesia adalah puasa Senin-Kamis. Ide ini adalah lima hari makan dengan asupan kalori normal (1800-2000 kalori perhari) dan dua harinya lagi berpuasa. atau hanya makan seperempat dari kebutuhan kalori harian. sekitar 5000 kalori untuk wanita dan 6000 kalori untuk pria. Makanan yang dikonsumsi tidak memiliki ketentuan dan batasan umum, namun sebaiknya rendah karbohidrat dan kaya protein tanpa lemak dan juga kaya akan serat.

Menjalankan program diet memang tidak mudah namun bukan berarti susah, jika kita bisa lebih paham akan kondisi tubuh kita, dan mengetahui metode diet yang cocok bagi kita, maka bukan merupakan keniscayaan kita akan berhasil menurunka berat bada. Selamat mencoba. semoga sukses mencapai berat badan ideal anda. Salam sehat dan mari langsing alami.


Loading...