Anda Pecinta Kopi? Begini Loh Cara Minum Kopi Saat Diet


Loading...

Diet Kopi Untuk Menurunkan Berat Badan

Kopi memang menjadi salah satu minuman yang banyak disukai oleh banyak orang. Manfaat kopi bagi kesehatan juga sangat banyak, salah satunya adalah untuk menurunkan berat badan. Kandungan kafein yang terdapat dalam kopi dipercaya dapat membuat tubuh langsing.

Kandungan Kafein dalam kopi mampu meredusi atau mengurangi jumlah lemak yang ada di dalam tubuh kita Apabila kadar kafein di dalam kopi lebih banyak di bandingkan kandungan zat lainnya, kafein mampu membuat tubuh melakukan metabolisme lebih cepat dibandingkan sebelum mengkonsumsinya. (Baca Juga : 5 Kebiasaan Yang Anda Butuhkan Untuk Turunkan Berat Badan)

Hal ini adalah fakta bahwa kafein mampu membakar kalori lebih banyak dan mencegah terjadinya penumpukan lemak yang tidak berguna di dalam tubuh secara bersamaan. Sekarang ini,  kalau di cermati lebih teliti, banyak sekali obat pelangsing tubuh yang menggunakan kafein di dalam campurannya, bahkan dijadikan bahan dasar pembuatan obat tersebut. (Baca juga : Panduan Lengkap Diet Menggunakan Buah Pepaya)

Cara Minum Kopi Saat Diet

Mengapa Kopi Bisa Menurunkan Berat Badan

Mungkin banyak hal negatif yang berkembang di sekitar kita berkaitan dengan minum kopi, mulai dari efek buruknya terhadap meningkatkan resiko kanker dan jantung. (Baca juga : Ketahui Ciri-Ciri Obat Pelangsing Badan Berbahaya)

Akan tetapi berbagai penelitian yang berkaitan dengan mitos tersebut akhirnya menemukan jika kopi pada dasarnya akan banyak memberikan manfaat bagi kesehatan jika benar-benar di konsumsi dengan cara yang benar dengan di imbangi perilaku hidup sehat lainnya.

Seperti yang telah diuraikan diatas jika kafein dalam kopi menjadi salah satu zat yang dapat membantu pembakaran kalori serta mencegah penumpukan lemak.

Pernyataan ini diperkuat oleh sebuah riset yang dilakukan oleh peneliti dari University of Pittsburg menemukan jika kafein dalam kopi justru sangat baik untuk diet karena dapat membantu melepaskan lemak dari jaringan adiposa yang pada akhirnya membuat lemak akan mudah dibakar. (Baca juga :Apakah Kopi Mentega Bisa Melangsingkan Badan?)

Hal lain yang dilakukan kafein adalah meningkatkan tingkat hormon epinephrine dalam darah—atau yang juga dikenal sebagai adrenaline.

Epinephrine ini pun akan menyebar ke seluruh darah, termasuk ke jaringan-jaringan lemak, lalu mengirimkan “perintah” untuk memisahkan lemak itu dan melepaskannya ke sel-sel darah. Sederhananya, kafein tidak memberi kesempatan kepada lemak-lemak itu mengendap terlalu lama, namun “mengubahnya” menjadi pelecut yang mengonversinya menjadi energi. Inilah salah satu alasan kenapa kopi juga baik dikonsumsi sebelum berolahraga.

Selain dapat mencegah penumpukan lemak dalam tubuh, manfaat lain dari diet kopi ini yakni dapat meningkatkan metaboliseme tubuh. (Baca Juga : Cara Diet Dengan Madu Super Lengkap)

Pernah dengar istilah resting metabolic rate (RMR)? Jika belum, penjelasan sederhananya RMR adalah: seberapa banyak kalori yang kita bakar ketika sedang beristirahat. Artinya meski sedang tidak melakukan kegiatan apa-apa pun, tubuh kita tetap membakar kalori. Semakin tinggi RMR ini maka akan semakin mudah pula kita menurunkan berat badan dan membuat sebagian orang bahkan bisa tetap makan banyak tanpa menjadi gemuk.

Beberapa studi menunjukkan kalau kafein bisa menaikkan RMR sebesar 3-11 %. Semakin banyak kafein yang dikonsumsi, maka akan semakin besar pula efeknya. Yang menarik, kebanyakan peningkatan metabolisme ini akan semakin cepat berpengaruh jika dibarengi dengan peningkatan pembakaran lemak pula. Untuk membakar lemak, salah satu caranya ya dengan berolahraga. :p

Tapi di sisi lain, sebuah studi terpisah juga menunjukkan kalau efek kafein ini nggak akan berpengaruh banyak pada orang obesitas. Pembakaran lemak akan 29% lebih gampang diproses pada mereka yang tubuhnya lebih kurus ketimbang mereka yang gemuk. Intinya, kalau kamu mungkin kelebihan berat badan (baca: obesitas), kamu tetap harus berolah raga selain minum kopi. Kalau ngarepin bisa tiba-tiba langsung kurus dalam 2 hari cuma gara-gara minum kopi 2 cangkir, ya… itu ilusi.

Jenis Kopi Yang Baik Untuk Program Diet

1. Kopi Hijau

Kopi hijau berasal dari biji kopi biasa yang dikonsumsi dengan cara diseduh. Perbedaannya, biji kopi hijau tidak dipanggang terlebih dahulu. Meski begitu, biji kopi pada umumnya mengandung senyawa asam klorogenat.

Senyawa ini dipercaya memiliki antioksidan aktif yang membantu menurunkan tekanan darah serta berat badan.

Beberapa penelitian kecil menunjukkan bahwa seseorang yang mengonsumsi minuman kopi hijau dapat menurunkan berat badan 1,3-2,2 kg dibandingkan yang tidak meminum kopi tersebut.

Sedangkan untuk biji kopi melalui proses pemanggangan, kandungan asam klorogenat telah berkurang dalam jumlah yang besar sehingga pengaruhnya tidak sama seperti mengonsumsi biji kopi tanpa proses pemanggangan Kopi hijau juga dinilai bisa menurunkan gula darah dan menghambat penumpukan lemak.

Baca juga : 4 Jenis Teh Yang Bisa Bikin Tubuh Langsing Selain Teh Hijau

Sebuah penelitian tentang ekstrak biji kopi hijau menunjukkan adanya potensi dalam membantu menurunkan berat badan. Namun efeknya dalam menguruskan badan hanya kecil dan penelitian itu tidak dilakukan dalam jangka waktu lama. Jadi dengan kata lain, belum ada cukup bukti yang menyatakan manfaat ekstrak kopi hijau efektif atau aman dalam jangka panjang.

Para ahli kemudian membandingkan diet tinggi lemak tanpa asam klorogenat dengan diet tinggi lemak ditambah pemberian asam klorogenat berkadar tinggi pada tikus.

Dilihat dari akumulasi lemak pada sel-sel di organ hati, ditemukan perkembangan gangguan yang mengarah kepada diabetes tipe 2 pada tikus yang diberi asam klorogenat.

Berdasarkan penelitian tersebut, dinyatakan pemberian asam klorogenat dengan kadar tinggi di dalam diet lemak tinggi tidak melindungi diri dari sindrom metabolik.

2. Kopi plus susu soya

Kopi yang dicampur susu soya ini sebenarnya telah cukup lama dijadikan alternatif untuk membantu mengurangi berat badan. Kadang susu soya suka ditambahkan ke dalam kopi hitam untuk memberikan nutrisi tambahan yang dibutuhkan oleh tubuh pada saat diet.

Di saat bersamaan, kopi yang dicampur susu soya ini juga akan tetap rendah kalori sehingga nggak akan terlalu membutuhkan penyesuaian yang terlalu ribet-ribet amat dalam menu diet peminumnya.

3. Bulletproof

Kopi mentega ini sebenarnya terinspirasi dari teh yak di Tibet yang biasanya dicampur mentega. Resep dari bulletproof ini pertama kali “diciptakan” oleh Dave Asprey dimana ia kemudian mematenkannya menjadi brand minuman khusus miliknya.

Bulletproof merupakan blend antara kopi hitam dengan grass-fed butter dan Brain Octane oil yang dipercaya bisa meningkatkan kinerja kognitif dan menurunkan berat badan. “Khasiat” minuman ini semakin tersugesti lagi karena banyak para atlit dan entrepreneur Silicon Valley yang mengonsumsinya.

4. Kopi hitam tanpa gula

Kopi hitam tanpa gula menjadi pilihan terbaik untuk membantu penurunan berat badan. Secangkir kopi hitam hanya mengandung tidak lebih dari 5 kalori.

Tanpa tambahan susu, krim, atau gula, kopi hitam mengandung antioksidan yang dapat melawan radikal bebas yang mengancam kesehatan kita.

Kopi juga membantu Anda agar lebih waspada, dan memberikan energi tambahan jika Anda harus berolahraga. Oleh karena itu, Anda bebas menikmatinya tanpa merasa bersalah, khususnya ketika sedang diet.

Baca juga : 6 Cemilan Sehat Untuk Sukseskan Program Diet Anda

Cara Tepat Diet Dengan Kopi Agar Pangkas Lemak Lebih Banyak

Agar manfaat minum kopi untuk diet benar-benar bisa mendapatkan hasil yang optimal tentu harus dilakukan dengan cara mengkonsumsinya dengan cara yang baik dan benar.

Berikut cara minum kopi untuk diet agar dapat membantu menurunkan berat badan secara alami.

1. Minum kopi itu jangan berlebihan

cara minum kopi untuk diet
Hal ini sangat penting. Diet dengan kopi haruslah benar-benar direncanakan secara matang. Kopi yang dikonsumsi secara berlebihan justru akan meningkatkan tingkat stress dan isomnia. Secara umum tingkat stress dan insomnia merupakan dua hal penghambat diet karena akan membuat seseorang makan secara berlebihan. Makan hal terbaik yang perlu dilakukan adalah dengan mengkonsumsi kopi setiap hari dengan tidak lebih dari 1-2 cangkir saja.

2. Minum kopi satu jam sebelum olahraga

Minum kopi sebelum olahraga akan membantu tubuh memiliki kecukupan energi dan meningkatkan konsentrasi agar membantu anda lebih fokus saat olahraga. Mengkonsumsi kopi sebelum latihan dan olahraga juga akan membantu perlindungan terhadap sendi yang rusak, serta mengurangi rasa nyeri.

Baca juga : Tips Membuat Jus Diet Pisang Plus Jeruk Untuk Menurukan Berat Badan

Hal ini banyak disebabkan karena kafein dalam kopi merupakan antioksidan yang sangat baik mengurangi rasa nyeri pada tubuh.

3. Kurangi tambahan gula dan krim dalam kopi

Hal ini sangat penting untuk program diet anda. Krim dan gula yang ditambahkan dalam kopi akan memberikan penambahan kalori yang cukup banyak sehingga akan membuat penumpukan lemak dalam tubuh semakin berlebih.

Oleh karena itu agar diet bersama kopi lebih efektif menurunkan berat badan ada baiknya mengurangi penambahan gula dan krim. Ada baiknya menggantinya saja susu skim atau pemanis bebas gula seperti madu.

4. Mengurangi minum kopi ditempat-tempat tertentu

Banyak pecinta kopi yang sering mengunjungi tempat-tempat tertentu seperti kafe untuk menikmati secangkir kopi, Namun ketika anda sedang berdiet hal ini perlu anda kurangi.

Minum kopi berlabel espreso di kafe atau tempat-tempat lain berdampak negatif dengan diet yang anda jalani. Hal banyak disebabkan karena kopi yang disajikan banyak mengandung gula atau krim dengan takaran lebih besar yang tentunya mengandung banyak kalori yang lebih besar dari makanan.

5. Konsumsi Kopi Setelah Makan

Manfaat kopi untuk menurunkan berat badan salah satunya adalah sebagai penekan nafsu makan. Ada baiknya mencoba minum kopi setelah makan malam, cara ini akan berefek untuk mengurangi nafsu makan dan mengurangi godaan untuk ngemil. (Baca juga : Layak di coba !! 7 Ide Sarapan yang Baik Untuk Diet Sehat)

Namun sangat disarankan untuk segera gosok gigi setelah anda menikmati secangkir kopi di malam hari agar gigi lebih bersih menjelang tidur.

6. Tetap minum air putih

Cara Minum Kopi Saat Diet

Ada beberapa sifat unik dari kopi yakni sifat diuretik yang dalam artian menyebabkan kehilangan cairan tubuh. Jika anda termasuk kedalam kelompok ini maka sebaiknya tetap mengimbanginya dengan minum air putih saat diet agar terhindari dari dehidrasi. Takaran yang pas adalah secangkir air putih untuk setiap satu cangkir kopi. (Baca Juga : 7 Jamu Untuk Mengurangi Nafsu Makan)

7.  Minum Kopi bersama Konsumsi Salad

Sudah banyak cara diet yang menganjurkan konsumsi salad sebagai pengganti nasi. Hal ini dikarenakan campuran sayuran terbaik dalam salad, disertai dengan jumlah mayonnaise yang di campurkan bisa membantu mengenyangkan perut tanpa harus menambah berat badan.

Baca juga : 15 Khasiat Susu Almond Untuk Diet dan Kesehatan

Bahkan, konsumsi salad mampu menyeimbangkan berat badan sehingga mencapai tubuh yang ideal sesuai tinggi badan. Kemudian, meminum kopi setelah mengkonsumsi salad, apalagi di malam hari, amat sangat dianjurkan. Keduanya sama – sama mampu meredusi jumlah lemak yang menumpuk di dalam tubuh.

8. Imbangi dengan Olahraga

Diet kopi untuk menurunkan berat badan tidak akan efektif apabila tidak dilakukan dengan olahraga yang rutin. Meminum kopi sangat dianjurkan sebelum melakukan olahraga.

Karena kafein yang sejatinya bisa membakar lemak, dibantu dengan olahraga yang cukup mampu meredusi jumlah lemak lebih banyak dan cepat dibandingkan tanpa melakukan olahraga sama sekali. Bahkan, meminum kopi sebelum olahraga juga mampu meningkatkan fokus, stamina, serta energy yang dibutuhkan tubuh sebelum berolahraga. (Baca juga : 7 Latihan Terbaik Untuk Membakar Kalori )

Itulah sekilas uraian tentang cara diet dengan minum kopi yang baik agar membantu memangkas lebih banyak lemak. Agar lebih baik pilih kopi diet yang rendah kalori yang kini banyak dijual di pasaran. Selamat mencoba.
Salam sehat dan mari langsing alami.


Loading...