Tips Diet Sehat dan Tepat Ketika Hamil


Loading...

Diet Sehat Untuk Ibu Hamil 

Ketika menjalani kehamilan, seorang ibu sangat dianjurkan untuk memperhatikan asupan makanan. Terlebih saat usia kehamilan memasuki trimester pertama, diet yang sehat sangat penting dilakukan untuk membantu pertumbuhan janin dalam kandungan.

Diet sehat untuk ibu hamil

Untuk anda yang sedang merencanakan asupan yang tepat selama menjalani kehamilan, tidak ada salahnya anda mempertimbangkan beberapa tips untuk menjalani diet sehat untuk ibu hamil berikut ini seperti yang kami lansir dari laman Megabored, Jumat (21/5) :

1. Perhatiakan Kebutuhan Vitamin

Janin dalam kandungan, mengasup nutrisi atau makanan dari apa yang ibu makan. Namun penting diketahui jika terkadang makanan yang ibu konsumsi belum tentu memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi untuk perkembangan janin dalam kandungan.

Untuk itu, seorang ibu perlu memperhatikan kebutuhan vitamin untuk memastikan kesehatan saat hamil. Perlu memilih vitamin prenatal sarat dengan nutrisi penting untuk pengembangan seperti asam folat, zat besi, zinc, yodium, vitamin D, kalsium, dan vitamin A.

Seorang wanita hamil tidak boleh kekurangan yodium, asam folat, dan vitamin B. Kekurangan Gizi selama kehamilan dapat menyebabkan cacat lahir, gangguan mental dan perilaku pada anak-anak.

Direkomendasikan juga untuk mengonsumsi vitamin prenatal  dengan kolin. Sebagian besar vitamin prenatal tidak mengandung choline sehingga Anda akan harus mengambil suplemen tambahan atau makan makanan kaya kolin. Ibu hamil perlu mengambil 450 mg kolin setiap hari selama kehamilan.

Lantas, jenis makanan apa saja yang mengandung gizi tersebut? Berikut bocoran makanan yang dapat Anda sajikan di piring Anda:

Kacang merah (asam folat).
Sereal biji-bijian utuh (zat besi).
Yogurt tawar rendah lemak (kalsium).
Ikan kod (yodium).
Telur (kolin).
Ikan salmon (DHA).
Paprika merah (vitamin C).
Susu (vitamin D).

2. Kurangi makanan berlemak

Mengurangi asupan lemak akan memproduksi pengembangan janin yang baik. Lemak yang dikonsumsi tidak boleh lebih dari 30 persen jumlah kalori harian.

Kurangi konsumsi daging, produk olahan susu, dan saus agar menghindari lemak berlebihan. Ganti saja makanan tersebut dengan buah-buahan atau sayuran yang kaya nutrisi dan vitamin.

3. Memecah makanan

Salah satu cara terbaik mengelola berat badan selama kehamilan dengan memecah makan menjadi enam kali dalam porsi mini. Beri jeda cukup agak lama setelah ibu hamil mengkonsumsi tiga kali jam makan untuk bisa mengatur nafsu makan.


Konsumsi juga makanan segar ketimbang memilih makanan cepat saji. Jangan terlalu sering memakan makanan manis, tapi jika sekali-kali menginginkannya, itu tidak menjadi masalah.

4. Perhatikan berat badan

Kehamilan pasti akan berefek pada kenaikan berat badan, bagaimana pun ibu hamil mengonsumsi makanan untuk memenuhi kebutuhan dua orang. Hanya saja, ini bukan membuka peluang ibu hamil makan terus menerus.

Memperhatikan berat badan ketika hamil perlu dilakukan, sebab ini untuk menghindari  diabetes gestational dan obesitas. Di samping itu akan berefek juga pada penurunan berat badan pasca kehamilan.


Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan berat tubuh yang sehat selama kehamilan berlangsung. Seorang wanita dengan berat badan normal harus mendapatkan 9 kg sampai 16 pon selama kehamilan.

Semoga tips diet sehat untuk ibu hamil yang telah kami sajikan bermanfaat untuk anda !

Loading...